Analisis pengendalian internal piutang dalam mengurangi risiko piutang tak tertagih
Main Article Content
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah membuat kertas kerja mengenai sistem Pengendalian internal atas piutang dengan menggunakan komponen COSO pada Koperasi Pegawai RSU dr. Slamet Garut, sehingga upaya apa saja yang perlu dilakukan untuk meminimalkan piutang tak tertagih. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui proses observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka penelitian yang kemudian dianalisis dan dapat ditarik kesimpulan. Berdasarkan hasil kertas kerja COSO, penerapan sistem pengendalian internal piutang di Koperasi Pegawai RSU dr. Slamet Garut menunjukkan persentase 47% dan tergolong kategori High, yang berarti belum optimal dan masih memiliki risiko tinggi. Beberapa faktor penyebabnya antara lain keterbatasan kompetensi pengurus (komponen lingkungan pengendalian), belum kuatnya analisis risiko sebelum pinjaman diberikan (pertimbangan risiko), serta kurangnya pemahaman pencatatan dan koordinasi data kewajiban anggota kepada pihak ketiga (informasi dan komunikasi). Meski kegiatan pengendalian sudah berjalan efektif, konsistensinya tetap perlu dijaga. Adapun pada komponen monitoring, koperasi belum memiliki sistem atau tim khusus untuk pengawasan piutang secara berkala.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
How to Cite
References
Agha, R. Z., & Fitria, W. (2024). Penyusunan Tindakan Perbaikan Sistem Pengendalian Internal Piutang Pada Koperasi Simpan Pinjam (KSP) JRX. Ekonomi & Bisnis, 23(2), 174–183. https://doi.org/10.32722/eb.v23i2.7105
Istanti, A., Dince, M. N., Darius, Y., Rangga, P., & Nipa, U. N. (2024). Analisis Sistem Pengendalian Internal Piutang Anggota Pada Koperasi Kredit Union Bahtera Sejahtera Maumere. Accounting UNIPA-Jurnal Akuntansi, 3(1), 149–165.
Kemenkop & UKM RI. (2024). Pertumbuhan Koperasi. Kementerian Koperasi Republik Indonesia.
Lara, R. (2021). Analisis Sistem Pengendalian Internal Piutang Pada PT . Bestari Buana Murni Cabang Pekanbaru. Eklektik: Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Kewirausahaan, 2(2), 289–300. https://doi.org/10.24014/ekl.v2i2.25425
McNally, J. S. (2013). Kerangka Kerja COSO & Tahun 2013.
Naibaho, E., Supitriyani, Manurung, S., & Ervina, N. (2019). Pengendalian Intern Piutang Untuk Meminimalkan Piutang Tak Tertagih Kp-Ri Jaya Dinas P Dan K Kabupaten Simalungun. Financial: Jurnal Akuntansi, 5(2), 11–21. https://doi.org/10.37403/financial.v5i2.106
Rudianto. (2010). Akuntansi Koperasi (Edisi Kedu). Erlangga.
Sanapati, T. A. (2022). Analisis Penerapan Penegendalian Intern Piutang Usaha Dalam Meminimalisir Piutang Tak Tertagih pada Koperasi Simpan Pinjam Mekarjaya Kawangkoan. Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi, Sosial, Budaya, Dan Hukum), 6(1), 993–1002.
Sigar, R. J. K., Tampi, D. L., & Tamengkel, L. F. (2018). Pengendalian Intern Piutang Usaha Pada PT. Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk Cabang Manado. JURNAL ADMINISTRASI BISNIS, 7(1), 24–32. https://doi.org/10.35797/jab.v7.i001.24-32
Singal, C. R., & Z.Tirayoh, V. (2015). Analisis Pengendalian Interna Piutang Usaha Pada Developer Grand Kawanua International City. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi, 3(1), 286–296. https://doi.org/10.35794/emba.3.1.2015.7088
Taroreh, J. R., Warogan, J. D. ., & Runtu, T. (2016). Evaluasi penerapan sistem pengendalian internal piutang pada PT Mandiri Tunas Finance Cabang Manado. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi, 4(3), 125–134. https://doi.org/10.35794/emba.4.3.2016.13659
Undang-Undang, N. 25. (1992). Undang-Undang RI No. 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian Indonesia. Peraturan Bpk, 25, 1–57.