Analisis financial distress pada perusahaan telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2021

Main Article Content

Matahari Matahari
Abdi Akbar
Anwar Anwar

Abstract

This study aims to determine the Financial Distress of Telecommunication Companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2016-2021 period. The data collection technique used is the documentation method. The analytical technique used to measure, identify, and describe the possibility of financial distress. The results of the study show that there are telecommunications companies for the 2016-2021 period that are in a healthy condition (safe zone), namely PT. Telkom Indonesia Tbk, 2016-2019. The companies that are in the gray area are PT. Telkom Indonesia Tbk in 2020-2021. And there are companies that are in a state of bankruptcy (distress zone) including PT. Bakrie Telecom Tbk, PT. XL Axiata Tbk, PT. Smartfren Telecom Tbk, PT. Indosat Tbk.

Article Details

How to Cite
Matahari, M., Akbar, A., & Anwar, A. (2022). Analisis financial distress pada perusahaan telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2021. Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Keuangan, 4(10), 4659–4670. https://doi.org/10.32670/fairvalue.v4i10.1739
Section
Articles

References

Ambarwati, U., Sudarwati, S., & Widayanti, R. (2017). Analisis Financial Distress Pada Pt Tunas Baru Lampung Tbk Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Organisasi Dan Manajemen, 13(2), 129–141.

Andre, O. (2013). Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, dan Leverage dalam Memprediksi Financial Distress pada Perusahaan Aneka Industri yang Terdaftar di BEI. Journal UNP.

Carolina, V., Marpaung, E. I., & Pratama, D. (2017). Analisis Rasio Keuangan untuk Memprediksi Kondisi Financial Distress (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2015). Jurnal Akuntansi, 9(2).

Halim, A., & Hanafi, M. M. (2016). Analisis Laporan Keuangan (Edisi Kelima). UPP STIM YKPN.

Hidayat, G. (2014). Analisis Kebangkrutan Model Atlman Modifikasi ZScore dan Springate pada Perusahaan Telekomunikasi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2008-2012. Universitas Widyatama Bandung.

Hutabarat, F. (2020). Analisis kinerja keuangan perusahaan. Penerbit Desanta Muliavisitama.

Kasmir, D. (2014). Analisis laporan keuangan (Edisi Pert). PT. Rajagrafindo.

Peter, P., & Yoseph, Y. (2011). Analisis Kebangkrutan Dengan Metode Z-Score Altman, Springate Dan Zmijewski Pada PT. Indofood Sukses Makmur Tbk Periode 2005–2009. Maksi, 4(2), 220173.

Prasandri, E. F. (2018). Analisis Financial Distress Dengan Menggunakan Metode Z-Score (Altman), Springate, dan Zmijewski untuk Memprediksi Kebangkrutan Perusahaan Rokok yang Terdaftar di BEI pada tahun 2013-2016. Jurnal Penelitian Ekonomi Dan Akuntansi (JPENSI), 3(2), 713–724.

Purnamasari, D., & Kristiastuti, F. (2018). Analisis Prediksi Financial Distress Menggunakan Model Altman Z-Score Modifikasi. Manners, 1(2), 107–119.

Rahayu, F., Suwendra, I. W., Yulianthini, N. N., & SE, M. (2016). Analisis financial distress dengan menggunakan metode Altman Z-Score, Springate, dan Zmijewski pada perusahaan telekomunikasi. Jurnal Manajemen Indonesia, 4(1).

Rahmawati, N., Sansitika, D. R., & Azmi, Z. (2021). Analisis financial distress dengan menggunakan metode altman z-score, springate, zmijweski, dan grover pada pt. Ultrajaya milk industry and trading company tbk dari tahun 2016-2019. Research in Accounting Journal (RAJ), 1(3), 440–450.

Saputra, I., Hermanto, W. C., Azmi, Z., & Akhmad, I. (2021). Analisis Kebangkrutan Menggunakan Metode Altman Z-Score, Springate, Zmijweski, Foster, dan Grover Pada Bank Mandiri Tbk. Research in Accounting Journal (RAJ), 1(3), 431–439.

Wahyuningtyas, E. T., & Sari, D. P. (2021). Prediksi Financial Distress Melalui Altman Z-Score. Accounting and Management Journal, 5(1), 53–67.

Yati, S., & Patunrui, K. I. A. (2017). Analisis penilaian financial distress menggunakan model altman (Z-Score) pada perusahaan farmasi yang terdaftar di bursa efek Indonesia periode 2013-2015. Jurnal Akuntansi, Ekonomi Dan Manajemen Bisnis, 5(1), 55–71.