Penguatan Literasi Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) bagi Guru Sekolah Dasar melalui Model IN-OJT di Kabupaten Garut
DOI:
https://doi.org/10.32670/g1bsw822Keywords:
literasi koding, kecerdasan artifisial, guru sekolah dasar, IN-OJTAbstract
Transformasi digital di bidang pendidikan menuntut peningkatan kompetensi guru, khususnya dalam literasi koding dan kecerdasan artifisial (KKA). Tahun 2025, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan Koding dan KA sebagai mata pelajaran pilihan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Kebijakan tersebut menuntut kesiapan guru sekolah dasar agar mampu merancang dan mengimplementasikan pembelajaran koding dan KA secara pedagogis dan kontekstual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi koding dan kecerdasan artifisial bagi guru sekolah dasar di Kabupaten Garut melalui model pelatihan In Service Training dan On the Job Training (IN–OJT). Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan IN-1, OJT 1–3, dan IN-2 yang melibatkan guru sekolah dasar dari tiga batch pelatihan di wilayah Kabupaten Garut. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan pedagogik, serta sikap positif guru terhadap pembelajaran Koding dan KA. Guru mampu merancang pembelajaran, melaksanakan praktik mengajar, serta memanfaatkan teknologi koding dan kecerdasan artifisial secara sederhana dalam konteks kelas. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam penguatan kapasitas guru dan berkontribusi pada kesiapan implementasi mata pelajaran koding dan KA di sekolah dasar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Agus Nugraha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
.png)



NTER